kampus inklusi

Kampus Inklusi Ramah Difabel Terbaik di Indonesia

Menjadi berbeda dan luar biasa memang tidak mudah. Butuh proses yang tidak gampang bahkan mungkin harus mengeluarkan keringat dan air mata. Tidak ada keadaan yang instan, bahkan untuk sebuah mie instan sekalipun masih perlu di masak agar bisa dinikmati.

Itupun yang dirasakan oleh salah satu kampus ternama di Malang dan terbaik di Indonesia yaitu Universitas Negeri Malang atau yang biasa disebut UM. UM memiliki sembilan fakultas yang dinaungi, salah satunya adalah Fakultas Ilmu Pendidikan.

UM melalui Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) berusaha memberikan warna dan mewujudkan senyum di kehidupan seorang yang memiliki kemampuan berbeda tapi mempunyai semangat yang tinggi untuk mendapatkan pendidikan yang layak demi kehidupan yang baik di masa depan.

Salah satu usaha yang dilakukan Fakultas Ilmu Pendidikan adalah dengan membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa tingkat Fakultas atau yang biasa disebut Unit Aktivitas yang dikelola oleh salah satu jurusan di Fakultas Ilmu Pendidikan yaitu Pendidikan Luar Biasa.

Unit Aktivitas tersebut diberi nama Study Center and Service of Disability (SCSD). SCSD dibentuk dari mahasiswa FIP khususnya jurusan Pendidikan Luar Biasa yang salah satu kegiatannya adalah sebagai pendamping mahasiswa difabel yang kuliah di UM.

Sebelum melakukan pendampingan terhadap mahasiswa difabel, terlebih dahulu mahasiswa yang tergabung dalam Unit Aktivitas SCSD ini diberikan pelatihan melalui mata perkuliahan yang ditempuh mahasiswa. Tetapi tidak menutup kemungkinan untuk jurusan di luar Pendidikan Luar Biasa yang ingin mengikuti Unit Aktivitas SCSD ini karena akan ada latihan rutin yang diadakan oleh SCSD.

Pada latihan yang diadakan rutin ini, kita bisa mempelajari mulai dari bahasa isyarat yang digunakan dengan tuna rungu ataupun tuna wicara. Pada Unit Aktivitas ini, tidak hanya orang normal saja yang dibekali loh tetapi juga mahasiswa yang mempunyai kebutuhan khusus agar mereka tidak selalu bergantung pada pendampingan orang lain.

Contohnya saja pada mahasiswa tuna netra yang dibekali ilmu Job Access With Speech atau yang biasa disebut aplikasi JAWS yaitu aplikasi pembaca layar yang diciptakan untuk tuna netra sehingga dapat mengkases dan mengoperasikan Personal Computer sendiri. Aplikasi yang diproduksi oleh The Blind and Low Vision Group dari Amerika Serikat ini dilengkapi dengan kemampuan untuk melafalkan teks yang ditampilkan di layar dan keyboard yang menggunakan teknologi braile.

disabilitas

Lalu bagaimana dengan mahasiswa diluar Fakultas Ilmu Pendidikan yang berkebutuhan khusus atau yang ingin belajar menjadi pendamping orang yang mempunyai kebutuhan khusus? Kini UM telah mendirikan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) tingkat Universitas yang bergerak untuk membantu para penyandang disabilitas. UKM ini diberi nama Gerakan Mahasiswa Peduli Inklusi dan Disabilitas atau bisa disebut dengan UKM Gempita.

UKM ini dibentuk pada tahun 2018, untuk membantu mahasiswa yang berkebutuhan khusus di UM dengan jumah 26 mahasiswa yang tersebar di seluruh fakultas. Saat ini, mahasiswa yang tergabung dalam UKM Gempita atau yang biasa disebut relawan sudah ada 27 relawan termasuk di kampus 2 UM yang terletak di Jalan Ki Ageng Gibrik, Sawojajar.

Kedepannya diharapkan anggota relawan UKM Gempita akan terus bertambah sehingga mahasiswa berkebutuhan khusus di UM tidak merasa kesusahan saat kuliah atau bahkan bisa membantu orang berkebutuhan khusus yang ada di kota Malang agar mereka bisa lebih mandiri dalam kehidupan dan tidak selalu bergantung pada bantuan pendamping.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *