unit-kegiatan-mahasiswa

Unit Kegiatan Mahasiswa, Melatih dan Meningkatkan Soft Skill Serta Kemampuan Beretorika

Pendidikan merupakan sebuah kebutuhan yang harus di penuhi masyarakat pada suatu negara. Layaknya kalimat tersebut, Indonesia juga sedang mengembangkan dan selalu berusaha meningkatkan bidang pendidikannya. Out put sebuah lembaga pendidikan inilah yang nantinya akan berpengaruh pada Sumber Daya Manusia yang akan mengembangkan dan memajukan sebuah negara.

Meskipun masih banyak bidang lain yang perlu dikembangkan, namun pendidikan adalah faktor utama yang juga mempengaruhi segala bidang kehidupan. Pantas saja banyak sekali lembaga pendidikan mulai dari tingkat dasar, menengah, atas hingga tinggi berlomba-lomba menawarkan pendidikan dan pengajaran terbaik bagi masyarakat. Saat ini, perguruan tinggi menjadi salah satu penentu arah output atau SDM di Indonesia.

Kebanyakan lapangan pekerjaan menuntut kualifikasi yang cukup tinggi terutama dari pendidikan yang ditempuh oleh seseorang. Jadi bisa dikatakan semain tinggi pendidikan maka semakin terjamin kualitas hidupnya. Namun untuk bisa hidup bermasyarakat, seseorang dituntut tidak hanya memiliki kemampuan akademis (hard skill) tetapi juga harus memiliki kemampuan bermasyarakat (soft skill).

kemampuan mahasiswa

Berbagai kemampuan di atas, bisa dilatih dan dikembangkan oleh seseorang melalui pendidikan. Apalagi di perguruan tinggi, banyak jalan yang bisa ditempuh karena banyak juga fasilitas yang disediakan untuk mahasiswanya.

Pembelajaran dan pendidikan dengan segala sarana dan prasarananya serta metode yang diterapkan pada perguruan tinggi tentunya akan berpengaruh pada pencapaian mahasiswa dari seki pengetahuan atau yang biasa disebut sebagai hard skillnya.

Sedangkan untuk pengembangan soft skill seperti kemampuan dalam memecahkan masalah, hidup bersosialisasi ataupun berkoordinasi akan menambah pengalaman dan membentuk soft skill mahasiswa. Maka dari itulah, setiap perguruan tinggi baik swasta maupun negeri selalu ada sebuah klub atau unit kegiatan bagi mahasiswa yang nantinya diharapkan dapat membantu mahasiswanya mengembangkan soft skill.

Universitas Negeri Malang, perguruan tinggi yang dahulunya dikenal sebagai universita keguruan juga memiliki seribu cara untuk menghasilkan output yang unggul dan siap bersaing. Selain dengan metode pembelajarannya, banyak unit kegiatan yang berkembang dan menjadi salah satu media mahasiswa untuk mengembangkan diri.

Salah satu unit kegiatan mahasiswa yang cukup banyak diminati adalah unit kegiatan yang bergerak di bidang penalaran dan mengambil fokus pada pengembangan kemampuan retorikanya. Di UM, unit kegiatan tersebut lebih dikenal sebagai Ikatan Pecinta Retorika Indonesia.

Banyak bidang keahlian yang bisa dipelajari mahasiswa di UKM ini seperti pidato, Master of Ceremony, Penyiar, hingga debat. Kemampuan beretorika inilah yang diharapkan akan sangat membantu mahasiswa dalam bersosialisasi dengan masyarakat luas serta akan membantu siapapun yang mengikutinya ketika berada di ruang kuliah.

Dengan kepercayaan diri dan kualitas dari apa yang disampaikan mahasiswa tentunya akan membantunya memberikan argumen-argumen terbaik yang memiliki dasar yang jelas sehingga jauh sekali dari pepatah yang mengatakan “Tong Kosong Nyaring Bunyinya”. Di dalam UKM ini, mahasiswa akan dilatih secara rutin mengenai dunia retorika, cara beretorika yang baik, bahkan banyak alumni dari UKM ini telah sukses di bidang retorika sebagai salah satu profesinya.

Jika ditilik, retorika memang memiliki sejuta manfaat dan akan selalu berguna dimanapun dan kapanpun karena setiap orang membutuhkannya untuk bsia berkomunikasi dengan siapapun tentunya isi dari apa yang disampaikan memiliki kualitas.

Bukan hanya pelatihan mengenai retorika, di UKM ini juga banyak diajarkan bangaimana berorganisasi, memecahkan masalah dalam sebuah organisasi, memutuskan sebuah perkara hingga membuat acara yang bisa dikatakan bukan hanya acara tingkat internal UKM maupun Internal kampus tetapi juga sampai dengan tingkat nasional.

Bahkan prestasi yang diraihnya sudah cukup banyak baik di regional maupun nasional. Sudah sepatutnya memang setiap perguruan tinggi di Indonesia mendukung mahasiswanya berkembang baik hard skill maupun soft skill-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *